fbpx

Cara Memulai Bisnis 2020

Memiliki bisnis memang menjadi idaman setiap orang karena salah satu cara mendapatkan kemakmuran hingga pasif income yang memungkinkan tidak bekerja secara-terus menerus hingga usia tua. Salah satunya adalah kita membuat sistem akan mampu uang bekerja untuk kita. Bagaimana mengelola uang/ modal menjadi semakin berkembang.  Bagi pemula dalam membangun bisnis masih mencari bagaimana cara dalam memulai bisnis yang mampu bertahan lama. Sangat bagus jika niat kita sudah bagus diawal diantranya mampu menyiapkan lapangan kerja baru, namun niat saja tidak cukup. Dalam berbisnis diperlukan sedikit wawasan atau teori untuk memulai atau melakukannya.

Tak hanya sekedar menyiapkan modal dan tahu akan berbisnis apa, ada hal lain yang perlu disiapkan untuk memulai bisnis. Apalagi jika Anda memulainya dari nol atau tak memiliki pengalaman sebelumnya. Bagaimana cara memulai sebuah bisnis harus Anda ketahui langkah demi langkah.

Berikut ini adalah prosedur memulai bisnis yang bisa Anda ikuti. Tak hanya sekedar cara untuk bisnis Anda supaya bisa berdiri saja, melainkan tahapan yang bisa membuat bisnis Anda berpotensi sukses. Simak caranya berikut.

1.Perspectives 

Secara sederhana Perspectives adalah sudut pandang kita tentang bisnis yang akan kita jalani. Perspektif ini akan mempengaruhi bisnis Anda kedepanya, apakah orientasi Anda sudah benar akan tujuan bisnis yang akan dijalani.

Goal dari Perspectives ini 2 pin point adalah Review dan Eksekusi, salah mereview maka bisnis Anda tidak bisa jalan dengan mulus. Orang yang mereview akan menentukan eksekusinya, salah mereview eksekusinya juga akan tidak sesuai. Ekseskusi sangat ditentukan oleh review yang benar.

 

Penjelasan Tentang Perspectives ini tahapanya adalah sebagai berikut:

a. Review

Review berarti menganalisa tentang bisnis yang akan dijalani apakah bisnis ini bermanfaat, berkelanjutan/ tidak musiman, mampu memberikan solusi, bisnis yang sesuai dengan apa yang Anda inginkan bukan karena ikut-ikutan/ sedang trends.

Review sangat berkaitan tentang bisnis Anda selanjutnya, apakah next prosesnya. Apakah bisnis Anda menjawab tantangan masa depan. Apakah ada demand (permintaan) di pasar, apakah kita dapat mendapatkan bahan bakunya dan diterima pasar?. Review juga berkaitan tentang resiko yang akan dihadapi, bagaimana kemungkinan terburuk aatas keputusan yang akan diambil. Selanjutnya akan dibahas pada paragraf selanjutnya.

b. Background/Latar Belakang

Orang yang mereview harus memiliki background (latar belakang), belajar background agar memahami risk (resiko), memudahkan eksekusi. Di era seperti sekarang ini, memulai bisnis Anda tidak harus melakukan trial error sendiri. Anda dapat belajar dari para senior bisnis, orang yang sudah berpengalaman lebih dahulu sebelum Anda memulai bisnis seperti sekarang ini.

Melihat background bisa juga berdasarkan bagaimana latar belakang keluarga Anda. Jika Anda terlahir di keluarga pengusaha maka salah satu jalan rezeki bisnis Anda berkaitan dengan usaha dari keluarga.

Contoh lain, ketika berpartner kita juga perlu melihat latar belakang teman kita. Apakah atittudenya baik, memiliki pemahaman dan tujuan yang sama.

c. Reason/Alasan

Apakah alasan terbesar Anda memulai bisnis, ini akan menentukan apakah niat yang ingin Anda bangun. Tidak semata uang namun bermanfaat bagi banyak orang. Alasan berasal dari dalam diri, apa yang Anda pikirkan dan dilakukan

Alasan juga bisa berasal dari pendapat orang disekitar. Anda mulai membutuhkan teman samping panggung, menilai dari sudut pandang yang berbeda dari pemikiran pribadi. Bisa jadi benar dimata kita tetapi salah dimata orang lain, tentu berkaitan dengan kebenaran secara hakiki. Jika alasanya baik dan tepat maka orang lain juga akan menyetujui alasan Anda

d. Culture/Aqidah 

Sesuai dengan bahasan di atas, apakah jalan yang akan Anda tempuh dalam memulai bisnis sesuai dengan culture (budaya) atau aqidah yang Anda. Kita perlu berkaca pada adat/budaya negara setempat, apakah bisnis Anda sesuai dan yang paling penting sesuai dengan Aqidah atau kepercayaan Anda masing -masing. Sebagai contoh dalam agama islam bisnis adalah hal yang bisa membantu orang lain/ kemaslahatan, dilakukan sesuai tuntunan agama, tidak dolim (merugikan orang lain), dilakukan dengan cara yang santun, tidak menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya.

e. Positive/ Berfikir Positive

Setelah kita memiliki culture/aqidah yang baik langkah selanjutnya adalah kita harus berfikir positif, meyakini bahwa rezeki Anda tidak salah alamat, jika dimulai dengan hal yang baik juga hasilnya juga akan baik. Jika Anda menemukan sesuatu yang tidak baik, seperti partner yang tidak jujur, ditipu, bisnis selalu gagal. Anda memiliki pemikiran dan tindakan yang positif maka semua akan baik-baik saja. Biarlah yang tidak baik segera menjauh dari Anda karen Anda akan bersama orang disekitar yang baik sesuai dengan apa yang Anda tanam.

Begitu pula jika mengalami kegagalan yang bisa membuat Anda down, maka dengan sikap positive akan membuat Anda belajar dari kesalahan karena salah tidak apa-apa asala jangan merasa bersalah.

f. Believe/Percaya

Rangkaian selanjutnya saat Anda melakukan review adalah percaya yang bermakna sangat luas. Percaya atau memberi kepercayaan. Percaya kepada diri sendiri, percaya kepada partner bisnis Anda dan yang terpenting percaya dengan keputusan Tuhan adalah yang terbaik

g. Roles Model

Ketika Anda berbisnis perlu role model (suri tauladan), Anda memiliki seseorang yang bisa dicontoh sebagai gambaran apa yang ingin Anda capai. Roles model bisa juga dijadikan mentor, teman sharing tempat Anda bertanya jika mengalami kendala.

h. Story Telling

Story telling adalah cerita dari role model yang telah berhasil, atau bisnis Anda bisa diceritakan kepada orang lain. Secara sederhana story telling juga bisa dijadikan sejarah tentang bagaimana bisnis Anda. Orang akan memahami atau menghargai bisnis Anda dari story telling.

i. Testimonial

Testimoni dari pelanggan Anda tentang bisnis yang disampaikan orang lain terhadap bisnis. Produk/jasa Anda merasa puas dengan service yang Anda berikan. Testimoni juga bisa berupa pendapat dari orang di sekitar Anda tentang bisnis.

j. Values

Values adalah nilai dari hasil yang Anda capai, kehadiran bisnis Anda bermanfaat bagi banyak orang. Bisnis Anda sudah tidak bisa dibandingkan dengan bisnis yang lain.

2. Challenges/ Tantangan

Setelah kita memahami tentang Perspektif maka kita butuh Challenges (tantangan). Ketika Anda memulai bisnis maka akan ada hambatan yang akan menghadang, Anda harus bisa menjawan tantangan tersebut. Challenges ini juga berkaitan dengan data atau fakta dilapangan. Kolaborasi dan perspektif akan menghasilkan karya yang hebat

Untuk mengatasi tantangan tersebut kita perlu:

a. Collaboration/ Kolaborasi

Dalam berbisnis Anda tidak bisa mengerjakan semuanya seorang diri. Anda butuh membuat tim/ kolabosari. Memiliki anggota tim yang bisa saling melengkapi sehingga dapat mengatasi tantangan yang ada.

b. Standart

c. Instruction/SOP

d. Risk

e. Creatives

Goal Dari challenges ini adalah kreatif, kita mampu menghasilkan solusi bagi permasalahan. Menjawab tantangan dengan karya untuk kebaikan banyak orang