Tahapan Starup Bisnis

Tahapan Star up Bisnis- Setiap stat up / memulai bisnis akan melalui tahapan berikut, semua akan melaluinya. Untuk menuju kesuksesan menempuh jalan berliku. Akan ada seleksi alam siapa yang mampu pertahan, dialah yang akan menjadi pengusaha/ pembisnis sejati. Dibutuhkan jiwa pantang menyerah, tidak menyerah atas berbagai kegagalan yang dihadapi karena kegagalan sesungguhnya adalah ketika kita berhenti berusaha. habiskanlah jatah gagalmu. Kadang yang memulai sejak muda saja butuh waktu bertahun-tahun untuk mencapai sukses, apalagi mereka yang memulai setelah masa pensiun. Karena kondisi kenyamanan saat menjadi karyawan disaat muda, terkaget saat harus menghadapi realita untuk meraih recehan di dunia usaha dibutuhkan perjuangan yang berat.

Berikut adalah tahapan yang dilalui untuk memulai bisnis;
1. Euforia
Kita merasa menjadi yang paling bahagia di dunia karena berhasil memulai bisnis. Mungkin diawali dengan mengikuti berbagai seminar kewirausahaan yang sangat menggugah semangat, menggapai mimpi dengan jalan usaha/bisnis. Bagaimana cara memulai bisnis, apa yang dilakukan dan apa yang akan terjadi bila berhasil. Tapi,apa yang terjadi berikutnya? setelah seminar semangat itu akan terus ada sampai sepekan. Setelahnya semangat mulai menurun dan kita akan membutuhkan motivator baru untuk mengembalikan semangat itu. Berapa banyak seminar yang akan kita ikuti untuk memulai bisnis, berapa banyak motivator yang kita butuhkan untuk menjaga semangat selalu ada. Karena sebenarnya seminar adalah gerbang membuka mimpi yang digambarkan oleh seorang yang boleh saya katakan adalah motivator, akan banyak contoh yang diberikan namun terkadang hanya yang manisnya saja. Setelah seminar akan bingung apa yang harus dilakukan.

2. Realita
Rupanya bisnis kita tidak berjalan sesuai dengan apa yang kita kira, apa yang ingin kita capai tak semudah dengan kenyataan yang terjadi. Ada di saat kondisi pasar lesu, daya beli berkurang atau kondisi yang kurang memihak. Banyak sekali starup berfikiran modal adalah segala-galanya dan disaat kita memiliki modal dan memulainya emulai usaha. Ternyata kita tidak mampu menjual, tidak dapat menciptakan permintaan. Karena MARKETING dalam arti sesungguhnya adalah menciptakan permintaan bukan penjualan atau banyak arti yang dipahami oleh masyarakat. Ada strategi yang harus dipersiapkan untuk menghadapi pasar, ada langkah yang diambil bila tidak sesuai rencana.
3. Frustasi
Perlahan-lahan frustasi mulai menghadapi kita, merasa sudah berusaha ternyata berat untuk dijalani. Sudah mengeluarkan modal besar, namun keuntungan/hasil yang didapat tidak sepadan malah cenderung rugi. Merasa salah langkah dan kurang perhitungan, adalagi modal pinjaman Bank yang harus dibayar setiap bualan padahal tidak ada pemasukan. Cashflow/alur kas, kita lebih banyak mengeluarkan dari pada mendapat keuntungan/laba.
4. Putus asa
Yang akhirnya membawa kita keputus asaan. Semua jalan keluar terasa tertutup. semangat hilang, tidak memiliki uang padahal kebutuhan selalu ada. Merasa salah langkah, karena tidak berjalan sesuai harapan.
5. Bangkrut
Bisnis kita yang divonis akan mati ternyata benar, Semuanya harus ditutup karena rugi. Menyisakan banyak hutang karena terlalu berani mengambil pinjaman untuk modal.

Tahapan start up bisnis diatas adalah gambaran, bagaimana yang akan di alami setiap starup, maukah kita melaluinya, siapkah dengan kondisi tersebut. Akan ada seleksi alam siapa yang mampu bertahan dialah yang akan menggapai kesuksesan. semua bisa dicegah bila kita melakukan analisa sebelum melangkah. ada pertimbangan Kekuatan yang kita miliki seperti Kemampuan/skill, waktu, modal. Kemudian Konsumen, analisa pasar yaitu dimana kita menjual, kepada siapa, umur dan jenis kelamin dan berbagai sudut pandang calon pembeli kita. dan yang terakhir adalah Kompetitor, mampukah kita bersaing mungkin dari segi modal, pelayanan dan kondisi lainya. Demikian sedikit tahapan start up Bisnis, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *